Chatbot WhatsApp: Keunggulan dan Penggunaannya Dalam Berbagai Bidang 

Muthyarana Darosha
Daftar Isi

Kita semua pasti sudah tidak asing lagi dengan Whatsapp. Sebuah aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone yang dapat melakukan obrolan online, berbagi file, bertukar foto, story, dan lain-lainnya.

Melansir Kataboks.katadata.com, per Januari 2021  pengguna aktif Whatsapp sudah mencapai dua miliar. Artinya, seperempat penduduk dunia secara aktif menggunakan Whatsapp. Tercatat juga sudah sekitar 65 miliar pesan dikirimkan via aplikasi ini setiap harinya.

Tak hanya itu, WhatsApp juga telah tersedia di lebih dari 180 negara di dunia. Untuk menyesuaikan dengan luasnya akses dari berbagai belahan dunia, WhatsApp turut menyediakan 60 bahasa untuk penggunanya.

Dengan luasnya jangkauan WhatsApp ke dibarengi aktivitas bermedia sosial yang menjadi tumpuan ditengah pandemi, tentunya aplikasi ini memiliki manfaat diberbagai aspek. Termasuk bagi bisnis online. Aplikasi ini menawarkan berbagai manfaat bagi pebisnis. 

Terlebih, WhatsApp telah meluncurkan aplikasi khusus untuk bisnis yang terpisah dari aplikasi WhatsApp biasa. Penambahan fitur yang relevan untuk pengembangan bisnis tentunya sudah dilakukan oleh pihak WhatsApp

Mengapa Harus Menggunakan Chatbot WhatsApp di Indonesia?

Menurut data Digital Report: Indonesia 2012, yang dipublikasikan oleh We Are Social dan Hootsuite, pengguna whatsapp di Indonesia mencapai 87% dari total keseluruhan masyarakat yang menggunakan media sosial. Data tahun 2019, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna whatsapp paling banyak di dunia.

Manfaat menggunakan WhatsApp untuk bisnis menjadi lebih luas ketika aplikasi ini akhirnya dapat diintegrasikan dengan bot. Perpaduan kedua teknologi digital ini sering disebut juga sebagai Chatbot WhatsApp.

Seperti yang sudah diketahui, fitur-fitur Chatbot WhatsApp memiliki banyak manfaat untuk efisiensi bisnis. Jika bot dengan fitur canggih digunakan pada WhatsApp dengan jangkauan yang luas, manfaat bagi bisnis online pun semakin besar. Bisnis dapat terhubung dengan pelanggan melalui platform yang sudah mereka percaya.

Apalagi di era Low Touch Point Interaction (minim sentuhan fisik) seperti sekarang ini. Penggunaan Whatsapp dapat dikatakan sebagai ujung tombak yang menghubungkan antara perusahaan dan pelanggan. Pada bagian selanjutnya kita akan membahas manfaat penggunaan Chatbot WhatsApp lebih spesifik.

Keunggulan Chatbot WhatsApp

Mudah dan Berpotensi Digunakan

Hasil Digital Report 2019 oleh Hootsuite, WhatsApp menjadi aplikasi ke-dua yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Chatbot WhatsApp sejatinya merupakan bot yang terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp. Didukung dengan banyaknya pengguna WhatsApp di Indonesia, menunjukkan potensi bahwa penggunaan Chatbot WhatsApp dapat diterima secara luas.

Responsif Tersedia 24 Jam

Responsif menjadi hal terpenting bagi bisnis apapun, terlebih bagi bisnis menawarkan jasa konsultasi. Melansir Entrepreneur.com, 68% pelanggan akan kabur bila Anda tidak melayaninya dengan cepat. Dari itu, menggunakan Chatbot WhatsApp perusahaan dapat selalu sedia melayani konsultasi pelanggan 24 jam non stop.

Menghemat Waktu Pelanggan

Hasil Survei Chatbot WhatsApp Report 2017, 21% pelanggan mempersepsikan Chatbot WhatsApp sebagai alat termudah untuk menghubungi bisnis. Ini mengindikasikan bahwa pelanggan terbantu dengan jawaban yang diberikan melalui bot. Chatbot WhatsApp juga memiliki nilai lebih dalam menghemat waktu pelanggan, karena mereka tidak perlu menunggu antrian untuk mendapatkan jawaban pertanyaan ataupun keluhan mereka. 

Menghemat Biaya dan Efisiensi Kerja

Bagi penyedia layanan, penggunaan Chatbot WhatsApp dapat mengefisiensi kerja, karena pekerjaan sudah dioptimasi sehingga tidak perlu dibalas secara manual.   

Menurut Forrester Consulting, perusahaan yang menggunakan Chatbot WhatsApp untuk pelayanannya dapat menekan biaya pelayanan hingga 30%. Menggunakan Chatbot WhatsApp sangat dapat menghemat biaya, baik dari penyedia layanan konsultasi maupun pelanggan. Jika penyedia layanan mendapatkan penghematan biaya karena tidak perlu lagi mempekerjakan orang untuk membalas pesan yang masuk, maka pelanggan mendapatkan penghematan biaya karena tidak perlu mengunjungi penyedia layanan secara langsung. 

Meningkatkan Customer Experience

Chatbot WhatsApp dapat didesain untuk membangun percakapan yang interaktif. Saat berkonsultasi, bot dapat menawarkan rekomendasi ataupun bantuan yang berkaitan dengan masalah pelanggan sehingga pelanggan akan terbantu.

Meningkatkan Sales

Untuk meningkatkan sales, Chatbot WhatsApp  dapat bekerja layaknya salesman. Pekerjaan salesman seperti memperkenalkan produk, menawarkan produk, mencarikan produk yang sesuai, hingga mencatat pesanan dapat pula dilakukan menggunakan Chatbot WhatsApp.

Melalui data yang dikumpulkan Chatbot WhatsApp, tim marketing dapat menganalisis pengunjung mana yang merupakan leads atau pelanggan potensia perusahaan. Sehingga dapat melakukan pendekatan ataupun melakukan strateginya yang tepat untuk meningkatkan sales.

Penggunaan Chatbot WhatsApp Di Berbagai Bidang

Manfaat penggunaan Chatbot WhatsApp tidak terbatas dalam satu bidang bisnis saja, melainkan cukup luas. Mulai dari bisnis kecantikan, bisnis perbankan, bisnis konsultasi, hingga bisnis media. Bahkan lebih luas lagi, Chatbot WhatsApp tidak hanya bisa dimanfaatkan dalam bidang bisnis, namun bisa untuk dapat dimanfaatkan untuk membantu pemerintahan, sektor pendidikan, serta kesehatan saat krisi Covid-19. 

Berikut merupakan penerapan Chatbot WhatsApp dalam berbagai bidang:

Bidang Pemerintahan

Melalui sistem yang telah dirancang, Chatbot WhatsApp dapat berfungsi sebagai pusat informasi yang dapat memberikan berbagai informasi kepada warga. Chatbot WhatsApp dapat dilatih untuk memecahkan pertanyaan sederhana ataupun permasalahan yang lebih kompleks. Chatbot WhatsApp dapat digunakan untuk menemukan fasilitas publik, gedung-gedung pemerintahan,  serta kebutuhan informasi administratif yang lebih rinci.

Bidang Pendidikan

Dalam penggunaannya Chatbot WhatsApp dapat diakses siswa sebelum, selama, bahkan saat di luar kelasnya. Chatbot WhatsApp akan sangat berguna bila dimanfaatkan sebagai pusat informasi. Penggunaannya juga dapat memberikan feedback pada presentasi, akses ke berbagai referensi dan contoh yang digunakan selama pelajaran, serta informasi dan pemberitahuan tentang kelas.

Bidang Layanan Kesehatan

Keuntungan menggunakan Chatbot WhatsApp dalam perawatan kesehatan sangat besar. Chatbot WhatsApp medis mengurangi beban kerja profesional kesehatan dengan mengurangi kunjungan ke rumah sakit, mengurangi perawatan dan prosedur yang tidak perlu, dan mengurangi kunjungan kembali di rumah sakit karena kepatuhan pengobatan dan pengetahuan tentang gejala mereka meningkat.

Pada masa pandemic covid-19 seperti sekarang, penggunaan Chatbot WhatsApp sangat dianjurkan karena dapat meminimalisir kontak fisik. Setiap pasien dapat melakukan maintenance ataupun menyampaikan keluhannya melalui Chatbot WhatsApp rumah sakit ataupun layanan kesehatan yang tersedia.

Bidang Pariwisata

Chatbot WhatsApp untuk bisnis travel juga dapat diprogram untuk bisa memberikan informasi yang dapat membantu pelancong seperti layanan sewa mobil terdekat, atau memberikan ramalan cuaca bahkan makanan. Dengan fitur ini, Chatbot WhatsApp bisa menjadi asisten digital sebuah perjalanan wisatawan yang dipersonalisasi. 

Chatbot WhatsApp travel dapat mengenali pertanyaan pengguna. Tidak hanya memberikan jawaban ataupun rekomendasi, wisatawan juga bisa mendapatkan rekomendasi perjalanan yang relevan tanpa survei panjang.

Bidang Perbankan 

Layanan perbankan butuh kecepatan untuk melayani pelanggannya. Waktu ekspektasi pelanggan dalam menerima respon atas keluhan mereka cukup singkat, hanya 0 - 4 jam. Sedangkan waktu rerata perusahaan menanggapi keluhan atau pertanyaan pelanggan sekitar 10 jam.  Bayangkan betapa banyaknya pelanggan yang akan beralih bila tidak dilayani dengan cepat. Dari itu, Chatbot WhatsApp yang dapat membalas pesan secara otomatis dan kapan saja sangat berguna untuk mengatasi masalah ini. 

Belakangan, penggunaan Chatbot WhatsApp mulai digandrungi dalam bidang perbankan. Menurut penelitian Cornerstone Advisors tahun 2020, hanya 4% bank menengah dan serikat yang telah menggunakan Chatbot WhatsApp. Namun, pada akhir tahun 2020 persentase itu meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi 13%.

Bagaimana Cara Mengembangkan Chatbot WhatsApp?

Membuat Chatbot WhatsApp  dapat menjadi tantangan nyata bagi seseorang yang tidak memiliki pengalaman di bidangnya. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk membuat Chatbot WhatsApp:

Langkah 1: Menyediakan WhatsApp API

WhatsApp Business API tidak bisa didapatkan dengan mudah dengan men-download di playstore ataupun website WhatsApp. WhatsApp Api hanya dapat diakses oleh partner Facebook, atau akun yang sudah melakukan proses verifikasi terlebih dahulu melalui beberapa proses.

Untuk melakukan verifikasi, banyak proses yang harus Anda lalui, seperti memasukan detail-detail tentang perusahan yaitu surat izin, akta pendirian, surat keterangan pajak, laporan rekening bank, dan lain-lain. Setelah itu, Anda juga harus menunggu beberapa minggu untuk hasil dari proses verifikasi itu sendiri. Tidak menutup peluang pula bila Anda akan gagal mendapatkan verifikasi.

Langkah 2: Menyediakan Izin Perusahaan

Pihak WhatsApp tentunya memiliki kualifikasi tersendiri untuk bisnis-bisnis yang dapat memperoleh akun WhatsApp API. Dari itu, Anda juga membutuhkan izin pendirian perusahaan, website resmi lengkap dengan e-mail perusahaan facebook (sebagai partner).

Pihak WhatsApp mengharuskan setiap bisnis yang ingin menggunakan Chatbot WhatsApp haruslah memiliki Izin Pendirian yang valid, seperti:

  • Usaha yang sudah berbadan hukum, berbentuk PT/CV/Yayasan/Koperasi, atau minimal berbentuk UD (Usaha Dagang)

  • Website/domain resmi perusahaan

  • Email perusahaanUntuk tata cara pendirian badan usaha, Anda dapat melihatnya di sini -> https://izin.co.id/artikel/syarat-pendirian-pt.php

Mungkin terlihat simpel karena kami hanya mencantumkan dua tahap. Namun, tahapan-tahapan tersebut akan sebetulnya sangatlah kompleks. Bila Anda kurang mengerti, diperlukan seseorang yang paham akan WhatsApp Business API agar prosesnya berjalan dengan lancar. 

pengalaman

5 Tips Meningkatkan Pengalaman Pelanggan di Era Low Touch Economy