Content Writer

Chatbot untuk Tempat Ibadah, Bisa Bantu Segala Kegiatan Ibadah Kita

Di tengah era digital, teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) mulai marak digunakan untuk mendukung kehidupan manusia. Mulai dari bisnis, makanan, kesehatan sampai agama, hampir semua sektor kehidupan kita saat ini dibantu dengan kehadiran teknologi. Salah satunya adalah teknologi yang terintegrasi AI dan pembelajaran mesin (ML), yaitu chatbot.

Seperti yang diketahui, chatbot sudah menjadi tren dalam dunia bisnis selama beberapa tahun terakhir. Maka jangan heran jika kita melihat perkembangan chatbot yang semakin pesat di Indonesia. Hal ini wajar karena perusahaan-perusahaan besar yang menerapkan chatbot memang bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya.

Namun, selain digunakan dalam bisnis, penggunaan teknologi chatbot di dalam agama juga sangat signifikan. Seperti kita ketahui, agama adalah salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia, baik secara individu, sosial, maupun teknologi. Jadi, seharusnya tidak mengherankan jika sekarang muncul chatbot yang dapat membantu segala kegiatan ibadah kita.

Dalam hal ini, penerapan teknologi dan AI dalam agama dapat kita lihat dalam kitab suci digital, pendeta robot hingga pencarian tempat ibadah lewat chatbot. Lalu, apa yang dimaksud dengan chatbot untuk tempat ibadah? Chatbot untuk tempat ibadah adalah chatbot khusus yang dipakai untuk kepentingan keagamaan di sebuah tempat ibadah.

Biasanya, chatbot ini dipakai untuk memberi tahu jadwal ibadah harian, mingguan, atau lokasi tempat ibadah terdekat. Keuntungan yang bisa didapat dari chatbot ini adalah fleksibilitas dan efisiensi waktu. Dengan memakai chatbot ini, kita tidak perlu berlama-lama untuk mencari jadwal atau tempat ibadah di sekitar kita lagi.

Dalam beberapa kasus, chatbot ini juga dapat menjadi wadah bagi mereka yang kesulitan untuk menemukan saudara seiman di daerah atau negara tertentu.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Cara kerja chatbot ini sama seperti chatbot lainnya, bedanya hanya di bagian opsi yang ditawarkan. Salah satu contohnya dapat kita lihat dalam chatbot yang digunakan ISSA (Islamic Society of South Australia) untuk menunjang ibadah komunitas Muslim di sana. Untuk itu, ISSA bekerja sama dengan pengembang chatbot dari Indonesia, Chatbiz.

img

Chatbot yang digunakan ISSA sendiri dapat memberi tahu waktu ibadah, tempat ibadah (masjid) terdekat, acara keagamaan yang akan datang, berita terbaru dan penggalangan donasi yang sedang dilakukan. Berikut cara kerjanya:

1. Anda cukup melakukan chat ke akun official WhatsApp milik ISSA2. Setelah itu Anda akan mendapatkan beberapa opsi yang bisa dipilih, misalnya untuk mendapatkan info dasar tentang ISSA, nomor 2 untuk waktu ibadah, dan seterusnya.

3. Anda dapat memilihnya sesuai urgensi Anda.

img

ISSA sendiri adalah sebuah organisasi komunitas Muslim yang berbasis di Australia Selatan. Sebagai sebuah organisasi nirlaba, ISSA didirikan pada 21 April 1955. Maksud dan tujuan ISSA antara lain adalah untuk melestarikan gagasan dan cara hidup Islam, mengembangkan konsep persaudaraan Islam untuk para Muslim di Australia Selatan, dan menyediakan layanan sosial, pendidikan serta spiritual kepada masyarakat di sana.

Setelah melihat contoh kasus di atas, kita semakin sadar tentang kegunaan chatbot yang dapat memfasilitasi segala kegiatan kita, entah yang berhubungan dengan aktivitas sehari-hari atau kepentingan bersama yang lebih besar.

Dalam contoh kasus ISSA, selain membantu kegiatan ibadah mereka, chatbot juga dapat membantu komunitas Muslim di Australia untuk terus berhubungan, terutama di tengah kondisi pandemi seperti saat ini