6 Contoh Transformasi Digital Ini akan Meyakinkan Anda Melakukan Digitalisasi Bisnis!

Nur Amanah Santoso

Dewasa ini, kehidupan masyarakat dunia tidak bisa terlepas dari teknologi digital. Sebagian besar aspek kehidupan telah banyak menggunakan teknologi ini, mulai dari berbelanja, konsultasi kesehatan, hingga belajar secara daring.

Masa pandemi pun semakin meningkatkan kebutuhan akan teknologi digital. Nyatanya, survei oleh United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) dan NetComm Suisse eCommerce Association melaporkan bahwa 52 persen responden setuju mereka berbelanja secara online lebih sering dibanding sebelum pandemi.

Melihat semakin tinggi kebutuhan masyarakat akan teknologi digital, maka tidak heran semakin banyak perusahaan yang beradaptasi dengan melakukan transformasi digital. Apalagi jika mengingat Revolusi Industri 4.0 yang akan mengubah cara dunia bekerja menjadi lebih lekat dengan teknologi digital.

Transformasi digital sendiri adalah sebuah proses mengubah pelayanan pelanggan maupun operasi bisnis sebuah perusahaan dengan pemanfaatan teknologi digital. Strategi ini dilakukan sebagai upaya menambah nilai perusahaan di mata pelanggan serta membuat kinerja perusahaan semakin efisien.

Sudah ada banyak statistik juga berbagai ahli yang menyatakan pentingnya transformasi digital bagi perusahaan. Namun, seseorang akan lebih yakin melakukan transformasi digital setelah mendengar kisah perusahaan yang benar-benar secara nyata telah memperoleh manfaatnya.

Kisah sukses pun juga dapat mendorong bangkitnya sisi kreatif dalam memunculkan ide serta menginspirasi seseorang untuk melakukan berbagai macam inovasi.

Maka dari itu, artikel kali ini akan membahas beberapa kisah berbagai perusahaan di Indonesia maupun dunia yang telah sukses menerapkan transformasi digital.

Kisah Sukses Penerapan Transformasi Digital di Indonesia

1. Tokopedia

Siapa yang belum tahu Tokopedia? Perusahaan e-commerce ini didirikan pada tahun 2009. Tokopedia sendiri tidak hanya memberikan pengaruh yang besar di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara. Hingga saat ini pun, Tokopedia masih menjadi salah satu marketplace yang sering dikunjungi masyarakat Indonesia.

Tokopedia juga memperoleh penghargaan dari International Data Corporation (IDC) Indonesia pada kategori Digital Transformer of the Year, serta Produk Digital dan Platform Pembayaran milik Tokopedia dinobatkan sebagai Talent Accelerator of the Year pada tahun 2018.

Hal ini dikarenakan Tokopedia berhasil meluncurkan Produk Digital dan Platform Pembayaran hanya dalam beberapa minggu. Keberhasilan ini tentunya tak lepas dari penanaman pola pikir transformasi digital dalam pengembangan produk Tokopedia.

Permintaan atas Produk Digital dan Platform Pembayaran di Indonesia telah meningkatkan pertumbuhan tim Tokopedia hingga 12 kali lipat dalam waktu 30 bulan peluncuran.

2. OVO

OVO merupakan layanan keuangan digital di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 2017. Layanan ini mempermudah pelanggan untuk melakukan transaksi dengan penjual. Layanan OVO sendiri sudah tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia.

Selain mendapatkan penghargaan dari IDC Indonesia pada kategori Digital Transformer of the Year, OVO Analytics pun dinobatkan sebagai Digital Disruptor of the Year pada tahun 2018.

Salah satu alasannya adalah karena OVO menyediakan pelayanan dan penawaran dengan personalisasi yang andal melalui platform big data analysis.

Teknologi ini juga mengintegrasikan informasi dari organisasi-organisasi di bawah Lippo Group, perusahaan yang juga memayungi OVO. Dengan real-time insights, organisasi di bawah Lippo Group mampu meningkatkan pelayanan pelanggan dengan tepat sehingga organisasi berhasil mendulang keuntungan baru.

3. FinAccel

FinAccel merupakan perusahaan teknologi finansial di Indonesia yang juga dinobatkan sebagai Digital Transformer of the Year oleh IDC Indonesia pada tahun 2018. Kredivo yang merupakan produk FinAccel pun berhasil dinobatkan sebagai Information Visionary of the Year.

FinAccel memiliki misi untuk mengenalkan inklusi keuangan di Indonesia. Untuk mencapainya, FinAccel melalui Kredivo menggunakan machine learning serta data analytics yang mendalam untuk mengotomatisasi proses risiko kredit.

Sejak peluncurannya, Kredivo telah digunakan pengguna smartphone di Indonesia untuk mengakses kredit dengan cepat dengan sistem operasi yang menghargai kenyamanan, keamanan, dan transparansi bagi penggunanya.

Kisah Sukses Penerapan Transformasi Digital di Dunia

1. Hasbro

Hasbro adalah perusahaan mainan yang besar di Amerika Serikat dan telah berdiri sejak tahun 1923. Perusahaan ini telah membuat beberapa mainan yang sangat terkenal di seluruh dunia, salah satunya adalah permainan papan Monopoly.

Hasbro memang sudah mendulang sukses selama bertahun-tahun sebagai perusahaan mainan. Namun, perusahaan ini tersadar bahwa pemasaran mereka selama ini kurang tepat.

Walau memang mainan yang dibuat harus disukai anak-anak, tetapi yang membeli mainan tersebut bukan mereka, melainkan orang tua. Hasbro pun melakukan strategi digital dengan menganalisis data pelanggan yang ada. Dengan begitu, Hasbro mampu menyesuaikan pemasaran mereka lebih tepat sasaran.

Dengan data reliable tentang siapa dan apa yang diinginkan pelanggan Hasbro, perusahaan ini meningkatkan biaya untuk iklan hingga 1100 persen. Iklan-iklan yang diluncurkan berfokus pada kanal-kanal yang dapat menjangkau para orang tua.

Hasbro pun berhasil meningkatkan penjualan hingga $1 milyar dari total $5 milyar yang membuat 2016 sebagai tahun dengan keuntungan terbesar sejak Hasbro didirikan.

2. Sephora

Sephora adalah jaringan gerai kecantikan asal Prancis yang didirikan pada tahun 1969. Sephora sudah menjual 300 merek selain mereknya sendiri yang mencakup produk kecantikan seperti kosmetik, parfum, perawatan rambut, dan sebagainya.

Sephora melakukan transformasi digital dengan menggabungkan pembelanjaan digital maupun pembelanjaan fisik. Sephora pun juga salah satu ritel kecantikan pertama yang memanfaatkan data untuk menyediakan pengalaman yang berfokus pada pelanggan.

Perusahaan ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membuat Color Match yang memungkinkan pelanggan untuk menemukan warna kosmetik yang cocok dengan kulit mereka melalui foto yang telah diunggah.

Selain itu, Sephora pun membuat Virtual Artist dengan dukungan augmented reality sehingga pelanggan dapat mencoba produk secara virtual.

Sephora telah berhasil menerapkan strategi digital yang memungkinkan pelanggan untuk bisa melakukan pembelian secara digital dengan percaya diri karena telah menemukan produk kecantikan yang cocok digunakan.

Dengan strategi yang berfokus pada data dan mengedepankan pelanggan, Sephora berhasil mempertahankan posisinya dan terus bersaing dalam dunia pemasaran ritel.

3. Domino’s Pizza

Domino’s Pizza adalah jaringan restoran pizza internasional asal Amerika yang didirikan pada tahun 1960. Seperti Hasbro, strategi transformasi digital perusahaan ini berfokus pada siapa pelanggan mereka.

Kebanyakan pelanggan Domino’s berasal dari kalangan milenial dan generasi Z. Generasi ini sudah terbiasa menggunakan teknologi digital dan ingin memiliki akses pelayanan dan informasi di manapun mereka berada.

Karena alasan itu, Domino’s meluncurkan platform “AnyWhere” yang memudahkan pelanggan memesan produk mereka. Lewat platform tersebut, pelanggan memesan pizza dengan mengirim cuitan atau emoticon. Pelanggan juga bisa mengakses platform tersebut lewat hampir semua jenis gawai atau perangkat komputasi.

Mudahnya akses dengan variasi perangkat yang luas membuat platform ini menjadi opsi yang menarik dan sangat kompetitif. Dan benar saja, Domino’s akhirnya berhasil melampaui target 50 persen pemesanan digital berkat platform AnyWhere.

Menurut Kyle Wong, Domino’s telah membangun platform e-commerce yang mampu menyaingi yang terbaik dalam dunia bisnis dan perusahaan ini telah melakukannya dalam waktu kurang dari lima tahun.

Semoga kisah-kisah sukses tersebut dapat menginspirasi Anda untuk membuat inovasi baru dan menghasilkan ide-ide kreatif lainnya. Tentunya, pengusaha perlu mempelajari lebih jauh tentang proses transformasi digital sebelum menerapkannya dalam bisnis.

Dengan persiapan dan strategi transformasi digital yang matang, bisnis perusahaan pun dapat terus bertumbuh dan bersaing di era digital serta mendapat nilai tambah di mata pelanggan.

pengalaman

5 Tips Meningkatkan Pengalaman Pelanggan di Era Low Touch Economy