Content Writer

Ini Dia Cara Membuat Akun WhatsApp Menjadi Bisnis dan Mendapatkan Badge Verified!


Lebih dari 25% populasi dunia menggunakan WhatsApp. Menurut survei dari Statista, sekitar 40 persen penduduk Indonesia menggunakan WhatsApp. Sedangkan untuk bisnis, sebagian besar pemilik bisnis di Indonesia menggunakan WhatsApp sebagai platform andalan untuk melakukan transaksi jual beli dengan pelanggan.

Whatsapp sendiri adalah aplikasi perpesanan sosial terbesar dan terpopuler di dunia. Salah satu alasan terbesar mengapa WhatsApp sangat populer adalah karena user interface-nya yang sederhana dan mudah digunakan. Setelah diakuisisi oleh Facebook, semakin banyak fitur baru yang datang ke WhatsApp.

Bahkan, WhatsApp telah memperkenalkan fitur baru di mana pemilik bisnis dapat memverifikasi profil WhatsApp mereka dengan tanda centang hijau (verified) diikuti dengan nama mereka. Setidaknya ada tiga jenis profil untuk akun bisnis WhatsApp, yaitu diverifikasi, dikonfirmasi, dan akun bisnis standar.

Keunggulan memakai WhatsApp

Karena memberikan kenyamanan lewat penggunaannya, aplikasi perpesanan seperti WhatsApp menjadi semakin digandrungi oleh para pebisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

Fakta ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Facebook, yang menanyakan konsumen tentang alasan mereka untuk melakukan bisnis lewat aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.

64% responden mengatakan bahwa mereka nyaman untuk selalu mengirim dan menerima pesan, sedangkan 61% pebisnis mengatakan bahwa olahpesan adalah cara termudah untuk menghubungi pelanggan mereka. Melihat hal ini, kita tahu kalau manfaat WhatsApp untuk bisnis terhubung langsung dengan kekuatan WhatsApp sebagai saluran komunikasi pribadi.

Harvard Business Review mengatakan bahwa 98% pesan aplikasi perpesanan akan langsung dibuka dan dibaca. Bandingkan dengan rata-rata tingkat buka email (22%) dan jangkauan posting Facebook dengan kinerja paling maksimalnya (7%).

Statistik WhatsApp yang Relevan

  • WhatsApp memiliki lebih dari 2 miliar pengguna aktif. Itu berarti kira-kira setengah miliar lebih dari Facebook Messenger yang menjadi “pesaing” terdekatnya. (Sumber: Statista)

  • Rata-rata pengguna memeriksa WhatsApp mereka lebih dari 23 kali sehari. (Sumber: Text Request)

  • WhatsApp adalah aplikasi perpesanan teratas di 128 negara, sedangkan Facebook Messenger menempati posisi teratas di 72 negara. (Sumber: Hoot Suite)

  • Sudah ada 3 juta perusahaan yang menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan pelanggan mereka. (Sumber: 99 Firms)


Sekarang kita kembali ke topik utama:

Apa itu badge hijau (verified) di WhatsApp?

Setelah mengetahui beberapa kelebihannya, Anda pasti menjadi semakin tertarik untuk menggunakan WhatsApp sebagai platform bisnis Anda. Setelah memakainya, ada sebuah fitur WhatsApp yang bisa memaksimalkan bisnis Anda. Hampir sama dengan platform media sosial populer seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, WhatsApp juga memiliki fitur verified.

Menurut FAQ atau pertanyaan yang sering diajukan ke WhatsApp sendiri, badge verified atau tanda centang hijau pada akun bisnis Whatsapp menandakan akun resmi yang sudah terverifikasi. Setelah mendapatkan centang hijau, WhatsApp telah memverifikasi bahwa nomor telepon dari kontak ini sudah menjadi milik dari akun bisnis yang bersangkutan.

Jika nomor bisnis Anda diverifikasi maka nama yang diverifikasi akan terlihat di daftar obrolan, layar obrolan, grup obrolan, dan tampilan kontak alih-alih nomor telepon Anda. Nomor yang diverifikasi akan ditandai dengan tanda centang hijau.

Mengapa harus memiliki akun WhatsApp yang sudah diverifikasi?

Pertama dan paling penting, tujuan dari verifikasi ini adalah untuk menambah kepercayaan dari pelanggan. Seperti yang telah diketahui, bisnis online adalah ladang keuntungan yang menjanjikan. Namun, bisnis online juga rentan akan penipuan, tidak terkecuali penipuan lewat WhatsApp.

Oleh karena itu, semakin banyak pemilik bisnis yang tertarik untuk mendapatkan status “verified” di WhatsApp. Alasannya adalah untuk memengaruhi rasa percaya pelanggan sekaligus meningkatkan penjualan di WhatsApp. Panduan di bawah ini akan menjelaskan kepada Anda cara mendapatkan badge hijau di WhatsApp.

Bagaimana cara mendapatkan badge hijau di WhatsApp?

Mendapatkan badge verifikasi memang menjadi impian para pebisnis yang memakai WhatsApp, tapi bagaimana cara mendapatkannya? Lewat FAQ, pihak WhatsApp sendiri menyebutkan kalau verifikasi untuk bisnis saat ini terbatas pada sejumlah kecil bisnis yang berpartisipasi di program percobaan.

Jadi, selaku pemilik akun bisnis, Anda tidak harus bayar dan tidak harus melakukan verifikasi. Verifikasi ini sendiri langsung dilakukan oleh pihak internal WhatsApp, sehingga tidak semua pemilik akun bisnis mendapatkan badge ini. Anda cukup menginstal WhatsApp bisnis dan melengkapi kelengkapan profil seperti alamat website, alamat kantor dan jam kerja.

Namun, Facebook sendiri telah bermitra dengan Penyedia Solusi Bisnis (BSP) secara global untuk membantu bisnis melalui WhatsApp Business API. Jika Anda tertarik, Anda dapat langsung mendaftar untuk Verifikasi Bisnis WhatsApp menggunakan tautan ini: https://www.facebook.com/business/m/whatsapp/business-api.

Melansir dari laman Startup Talky, waktu persetujuan BSP ini biasanya antara satu sampai tiga minggu. Nantinya, proses verifikasi WhatsApp Business terlihat seperti ini:

  1. Daftar dengan penyedia solusi bisnis (BSP)

  2. Buat akun Business Manager.

  3. Berikan BSP 16 digit ID Manajer Bisnis (BMID) Anda.

  4. Izinkan BSP untuk mengirim pesan atas nama Anda.

  5. Verifikasi bisnis, kebijakan, dan nama tampilan Anda.

Untuk lebih jelasnya, mari simak penjelasannya di bawah ini.

1. Mendaftar dengan penyedia solusi bisnis (BSP)

BSP adalah platform yang dapat menghubungkan bisnis Anda dengan WhatsApp Business API, yang akan memberikan Anda semua keuntungan dari penggunaan WhatsApp. Platform ini sendiri memiliki sumber daya dan diotorisasi oleh WhatsApp melegitimasi bisnis Anda. Secara khusus, BSP memiliki kuasa untuk:

  • Buat, aktifkan, dan kelola akun WhatsApp Bisnis resmi Anda.

  • Menghubungkan Akun WhatsApp Bisnis Anda dengan WhatsApp Business API.

  • Kelola pesan pelanggan Anda di kotak masuk terpadu.

  • Berikan tempat untuk kolaborasi anggota tim Anda.

  • Menganalisis dan memberikan wawasan berharga berbasis data.

2. Buat akun Business Manager

Untuk mengaktifkan BSP dan memverifikasi akun bisnis WhatsApp atas nama Anda, Anda harus mengurus beberapa hal terlebih dahulu. Secara khusus, hal ini termasuk membuat akun Business Manager.

Sebagai alat Facebook yang membantu Anda dalam mengatur dan mengelola bisnis Anda, Business Manager mengharuskan Anda untuk memiliki profil Facebook sehingga Anda dapat menggunakan nama pengguna dan kata sandi Facebook Anda untuk mendaftar. Dengan cara ini, proses login akan dibuat lebih aman daripada hanya menggunakan email dan kata sandi.

Anda dapat mengunjungi situs webnya, https://business.facebook.com/overview lalu membuat akun. Di sini Anda akan memasukkan nama, nama bisnis, alamat email, dan detail bisnis lainnya. Anda hanya dapat memiliki hingga dua akun Business Manager secara bersamaan.

Jadi, jika Anda membutuhkan lebih banyak akun, mintalah rekan bisnis Anda untuk membuat akun tambahan.

3. Berikan BSP Business Manager ID Anda

Dengan membuat dan memverifikasi akun bisnis Anda, BSP akan memerlukan Business Manager ID Anda. Informasi ini tersedia di Pengaturan Bisnis → Info Bisnis, di bawah Nama Akun Manajer Bisnis. Setelah menemukannya, kirim email yang berisi Business Manager ID Anda ke BSP.

4. Izinkan BSP untuk Mengirim Pesan Atas Nama Anda

Setelah memiliki Business Manager ID, BSP akan membutuhkan persetujuan Anda untuk mengirim pesan kepada pelanggan Anda atas nama Anda. Proses ini akan mengirim permintaan “pesan atas nama” melalui email dan Business Manager. Anda dapat menyetujuinya melalui Pengaturan Bisnis → Permintaan, lalu terima.

5. Verifikasi Bisnis, Kebijakan, dan Nama Tampilan Anda

Setelah Anda menyetujui permintaan BSP, Anda perlu memverifikasi nama dan kebijakan bisnis Anda di Business Manager sehingga WhatsApp dapat melihatnya. Anda dapat melakukan ini di Pengaturan Bisnis → Pusat Keamanan, di bawah Verifikasi lalu mulai verifikasi. Opsi ini akan berwarna abu-abu sampai Anda menyetujui “pesan atas nama” yang dikirimkan BSP kepada Anda.

Nama tampilan Anda harus sesuai dengan kebijakan Perdagangan dan Bisnis WhatsApp dan pedoman yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Juga perlu perhatikan bahwa, setelah Anda mendaftarkan nama kontak bisnis Anda di WhatsApp sebagai akun bisnis resmi, Anda tidak mungkin untuk mengubahnya tanpa kehilangan status terverifikasi.

Setelah Anda memasukkan detail bisnis, memilih jenis bisnis, dan memasukkan nomor telepon Anda, Anda akan menerima kode verifikasi (melalui panggilan telepon, pesan teks, atau email). Setelahnya, Anda dapat men-submit pesan tersebut untuk menyelesaikan proses ini.

Itu tadi beberapa tahapan untuk memverifikasi akun bisnis WhatsApp lewat BSP. Meski terlihat menarik, penulis tidak merekomendasikannya kecuali Anda sudah berpengalaman dalam hal pemrograman.

Jika bisnis Anda sudah berskala nasional dan memberi dampak yang nyata di Indonesia, mungkin akun bisnis WhatsApp Anda akan diverifikasi secara manual oleh pihak WhatsApp. Khusus untuk bisnis kecil atau menengah, penggunaan akun bisnis standar juga sudah cukup untuk melayani pelanggan Anda.

Apakah ada cara yang lebih mudah dan cepat?

Ada, dan Chatbiz.id hadir untuk itu, Chatbot Virtual Assistant WhatsApp untuk perusahaan Anda dapat langsung kami urus semua sampai beres dan siap digunakan dalam 1 minggu saja.

img

Anda tidak perlu repot melakukan proses verifikasi, Anda tidak perlu repot memikirkan bagaimana API bekerja, jika Anda menggunakan Chatbot Virtual Assistant WhatsApp dari Chatbiz. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan Chatbot WhatsApp yang siap bekerja sesuai dengan apa yang Anda mau, tanpa repot !

Jadi, jika Anda tertarik untuk menggunakan dan berkonsultasi tentang Virtual Assistant WhatsApp dari Chatbiz, silahkan klik link dibawah ini.

HUBUNGI KAMI